Tujuan Praktikum

  1. Memahami konsep dasar peluang dari suatu eksperimen.
  2. Mengetahui dan memahami konsep pada distribusi diskrit dan distribusi kontinyu.
  3. Mengetahui dan memahami cara mengolah data distribusi diskrit dan distribusi kontinyu baik menggunakan software maupun secara manual.
  4. Memahami dan menganalisis perbedaan data empiris dan data teoritis.

Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari praktikum ini adalah :

  1. Praktikan dapat memahami konsep dasar peluang dari suatu eksperimen
  2. Praktikan dapat memahami konsep pada distribusi probabilitas baik distribusi diskrit maupun distribusi kontinyu,
  3. Praktikan dapat memahami cara pengolahan data distribusi diskrit dan kontinyu baik menggunakan software maupun secara manual
  4. Praktikan dapat memahami dan menganalisis perbedaan data empiris dan data teoritis.

Diagram Alir Praktikum Modul 2

M 2 B

Prosedur Praktikum

Berikut ini merupakan prosedur yang digunakan pada praktikum distribusi probabilitas.

Prosedur Praktikum Distribusi Binomial dan Geometrik

Berikut adalah prosedur praktikum distribusi binomial dan geometrik

  1. Persiapkan alat dan bahan.
  2. Terdapat 5 kartu hati berwarna merah, 5 kartu sekop berwarna hitam, 5 kartu sekop berwarna merah, dan 5 kartu keriting berwarna hitam.
  3. Kocok kartu.
  4. Ambil satu kartu teratas. Catat di tabel pengamatan Distribusi Biomial jika yang terpilih adalah kartu keriting berwarna hitam lalu masukkan kartu kembali.
  5. Untuk distribusi geometrik kejadian sukses jika yang terpilih kartu sekop berwarna hitam.
  6. Lakukan pengocokan kartu hingga 10 kali (1 replikasi).
  7. Ulangi hingga 5 kali replikasi.
  8. Analisis dan interprestasi.

Prosedur Praktikum Distribusi Hipergeometrik

Berikut adalah prosedur praktikum distribusi hipergeometrik

  1. Persiapkan alat dan
  2. Terdapat 5 kartu Queen dan 25 kartu selain Queen. Dengan ketentuan kartu Queen sebagai produk cacat.
  3. Kocok Kartu.
  4. Ambil satu per satu tanpa pengembalian hingga terambil 5 kartu (1 replikasi).
  5. Catat frekuensi munculnya kartu keriting berwarna hitam (produk cacat) setiap 1 kali replikasi.
  6. Ulangi hingga 10 replikasi.
  7. Analisis dan interpretasi.

 

5.5.2.4.3 Prosedur Praktikum Distribusi Binomial Negatif

Berikut adalah prosedur praktikum distribusi binomial negatif

  1. Persiapkan alat dan
  2. Terdapat 20 kartu bridge, terdiri dari 5 kartu hati bewarna merah, 5 kartu sekop bewarna merah, 5 kartu sekop bewarna hitam, 5 kartu keriting bewarna hitam.
  3. Kocok kartu.
  4. Ambil satu kartu paling atas untuk mengetahui kartu apa yang muncul, lalu masukkan kembali kartu yang terambil.
  5. Lakukan langkah 3 hingga 1 kartu hati berwarna merah
  6. Kejadian sukses apabila terambil 3 kartu hati berwarna merah, catat jumlah pengambilan hingga terjadi sukses pertama kali dalam 1 kali replikasi pada lembar pengamatan.
  7. Ulangi hingga 10 kali replikasi.
  8. Analisis dan interpretasi.

 

Prosedur Praktikum Distribusi Poisson

Berikut adalah prosedur praktikum distribusi normal

  1. Persiapkan alat dan bahan.
  2. Terdapat 40 kartu bridge dengan komposisi 4 kartu AS dan 36 kartu selain AS.
  3. Lakukan pengambilan kartu dengan pengembalian sampai muncul kartu AS (kejadian sukses).
  4. Pengambilan dilakukan selama 1 menit dalam 1 replikasi (asumsi 1 menit dilakukan 60 kali pengambilan kartu).
  5. Catat jumlah terambilnya kartu AS (kejadian sukses) dalam 1 kali replikasi (1 menit =60 kali pengambilan).
  6. Ulangi hingga hingga 10
  7. Analisis dan Interpretasi.

 

Prosedur Praktikum Distribusi Normal

Berikut adalah prosedur praktikum distribusi normal

  1. Persiapkan alat, bahan dan 4 orang anggota kelompok.
  2. Terdapat wadah yang berisi tiga stecker yang nantinya akan di
  3. Satu anggota kelompok berperan sebagai operator perakit yang bertugas untuk merakit komponen stecker. Satu anggota bertugas untuk melepaskan stecker yang telah dirakit agar dapat digunakan lagi untuk operator perakit. Sementara Satu anggota lainnya bertugas untuk menjalankan dan menghentikan stopwatch dan satu anggota sisanya untuk mencatat waktu yang diperlukan operator untuk melakukan sebuah replikasi.
  4. Operator perakit melakukan percobaan replikasi terlebih dahulu.
  5. Mulai melakukan replikasi dengan memulai perhitungan waktu.
  6. Saat satu replikasi selesai, operator perakit merakit set stecker yang lain, dan satu anggota kelompok melepaskan stecker yang telah dirakit.
  7. Lakukan terus hingga 35 replikasi.
  8. Catat hasil waktunya ke dalam tabel pengamatan.
  9. Analisis dan Interpretasi.